Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Republik Indonesia - CHANNEL INDONESIA TV

CHANNEL INDONESIA TV

CI - TV adalah Media-PERS - Online Nasional, hadir untuk Turut Mencerdaskan Bangsa Telp. Redaksi & Iklan, Phone 085903126697 (WhatsApp)

Breaking

Home Top Ad

 


 

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 14 Juni 2026

Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Republik Indonesia



JAKARTA INDONESIA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak akan menerapkan skema bagi hasil atau gross split di sektor pertambangan. Bahlil merupakan mantan Ketua Hipmi yang kini menjabat Menteri ESDM setelah sebelumnya menjadi Menteri Investasi dan Kepala BKPM.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak akan menerapkan skema bagi hasil di sektor pertambangan Senin (8/10). Melansir dari sebuah Harian Nasional, Pernyataan tersebut sekaligus menghentikan wacana yang sebelumnya sempat bergulir mengenai penerapan mekanisme pembagian hasil antara pemerintah dan pengelola tambang.

Sebelumnya, pemerintah mempertimbangkan model bagi hasil yang mengadopsi praktik di sektor minyak dan gas bumi (migas), seperti skema cost recovery maupun gross split. Namun, Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan gross split hanya diperuntukkan kegiatan hulu migas. Oleh sebab itu, sektor pertambangan dipastikan tidak akan menggunakan mekanisme tersebut.

Adapun melansir laman resmi Kementerian ESDM, Bahlil Lahadalia lahir pada 7 Agustus 1976 di Banda, Maluku Utara. Sejak kecil Bahlil membantu perekonomian keluarga dengan berjualan kue dan menjadi sopir saat SMA.

Hal itu dilakukan lantaran ayahnya merupakan seorang kuli bangunan, sedangkan ibunya berprofesi sebagai tukang cuci, seperti dilansir dari laman media resmi Partai Golkar.

Setelah lulus SMA, Bahlil melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi dan berhasil menyelesaikan sarjana di Sekolah Tinggi Ekonomi, Port Numbay Jayapura, Papua.

Semasa menjadi mahasiswa, Bahlil dikenal sebagai mahasiswa yang sangat aktif. Bahlil pernah menjadi pengurus senat mahasiswa dan bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Selanjutnya, Bahlil berhasil merampungkan gelar master atau S2 di Universitas Cenderawasih, Jayapura di jurusan Ilmu Ekonomi. Ia juga kemudian menyelesaikan gelar doktor atau S3 di Universitas Indonesia di bidang School of Strategic and Global Studies.

Melansir dari Kompas.tv, Bahlil sempat tercatat tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Jabatan itu mengantarkannya menjadi Ketua HIPMI pada periode 2015-2019.

 

Selain itu, Bahlil juga tercatat pernah bekerja di Sucofindo. Setelahnya, ia membangun kantor sendiri yang bergerak di bidang informasi teknologi (IT) dan keuangan bersama dengan rekan-rekannya. Hingga kini, Bahlil memiliki 10 anak usaha yang berada di bawah PT Rifa Capital.

Di dunia politik, Bahlil tercatat sebagai anggota muda Partai Golkar 2001-2009. Kemudian, ia juga sempat menjadi pengurus DPD Partai Golkar Papua periode 2009-2014.

Tak hanya itu, Bahlil turut aktif mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Ia bergabung dengan tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda.

Karirnya kian mentereng ketika Jokowi yang kala itu menjabat sebagai presiden mengangkat Bahlil menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2019.

Selang dua tahun kemudian, tepatnya pada 28 April 2021, Bahlil dilantik menjadi Menteri Investasi. Selanjutnya, Bahlil dipindahtugaskan oleh Jokowi menjadi Menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif pada 19 Agustus 2024.

Saat Presiden Prabowo menjabat pada 20 Oktober 2024, Bahlil pun kembali ditunjuk untuk posisi yang sama hingga saat ini di Kabinet Merah Putih.

 

Profil Singkat :

Nama Lengkap : Bahlil Lahadalia

Lahir : Banda, Maluku Utara, 07 Agustus 1976

Agama : Islam

Jenis Kelamin : Pria

Status : Menikah

Jabatan Sekarang : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Almamater : SDN 1 Seram Timur

SMPN 1 Seram Timur 

SMA YAPIS Fakfak

S1 Sekolah Tinggi Ekonomi,

Port Numbay Jayapura S2 Ilmu Ekonomi Universitas Cenderawasih

di Jayapura S3 School of Strategic and Global Studies Universitas Indonesia

Organisasi : Angkatan Muda Partai Golkar (2001-2009) Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia/Hipmi (2003) Pengurus DPD Partai Golkar Papua (2009-2014) Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi (2015-2019)

Pengalaman Kerja :

Kepala BKPM (2019) Menteri Investasi/Kepala BKPM (2021-2024)

Menteri ESDM (2024-2029)

*** Diolah dari berbagai Sumber

 

(Tim CI-TV.Com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Cari Berita

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman Berita CI - TV (Channel Indonesia TV)