SURABAYA (Channelindonesiuatv.com) - PT Terminal Petikemas Surabaya
(TPS) terus memperluas dampak program keberlanjutan lingkungan “Donasi Oksigen”
melalui penanaman mangrove di kawasan Adventure Land Romokalisari, Kecamatan
Benowo, Surabaya pada Sabtu (27/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari
kelanjutan program pembibitan dan penanaman mangrove yang dilakukan secara
bertahap di berbagai wilayah pesisir.
Pada kegiatan ini, sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam oleh
Yayasan Omah Boso sebagai mitra pelaksana di lapangan. Penanaman ini
melanjutkan kegiatan sebelumnya, di mana TPS telah menanam 3.000 bibit mangrove
di kawasan Sontoh Laut, Surabaya, serta 2.000 bibit di wilayah Manyar, Gresik,
sehingga secara keseluruhan telah mencapai total 7.000 bibit mangrove yang
ditanam di wilayah pesisir Surabaya dan Gresik.
Program “Donasi Oksigen” merupakan inisiatif berkelanjutan TPS
yang mencakup proses dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, perawatan,
hingga penyaluran dan penanaman mangrove di berbagai titik pesisir guna
memperluas kawasan hijau.
Dengan adanya penanaman di kawasan Romokalisari ini, TPS kembali
memperluas sebaran manfaat mangrove, khususnya dalam mendukung kelestarian
lingkungan pesisir di wilayah Surabaya Barat. Selain berfungsi sebagai
pelindung alami terhadap abrasi, mangrove juga berkontribusi dalam penyerapan
karbon serta peningkatan kualitas ekosistem pesisir.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa
program ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjaga
keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan yang terintegrasi.
“Program Donasi Oksigen merupakan upaya berkelanjutan TPS dalam
memastikan bahwa setiap proses pembibitan mangrove memberikan dampak nyata
melalui penanaman di berbagai wilayah pesisir. Kegiatan di Romokalisari ini
menjadi bagian dari perluasan manfaat tersebut, sehingga kontribusi TPS
terhadap lingkungan terus bertambah,” ujar Erika.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk
Yayasan Omah Boso, menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.
"Sinergi dengan mitra pelaksana seperti Yayasan Omah Boso menjadi
kunci dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program, sehingga manfaat
ekologis dan sosialnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,”
tambahnya.
Melalui program ini, TPS tidak hanya berkontribusi terhadap
pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung mitigasi perubahan iklim, mengurangi
risiko abrasi, serta memberikan nilai tambah bagi kawasan pesisir sebagai ruang
edukasi dan wisata berbasis lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TPS untuk terus
menghadirkan solusi berbasis alam (nature-based solutions) yang berkelanjutan,
sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam
menjaga kelestarian pesisir bagi generasi mendatang.
(Redaksi CI-TV.Com/Corcom TPS Surabaya).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar