Channelindonesiatv.com, JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat memperkuat ekonomi pedesaan! Melalui hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi disiapkan sebagai infrastruktur utama penyaluran bantuan sosial, barang bersubsidi, hingga kemitraan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui skema channeling.
Langkah strategis ini diambil agar
distribusi bantuan dan modal usaha di wilayah pelosok semakin merata dan tepat
sasaran!
Menteri Koperasi Ferry Juliantono
mengungkapkan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) akan segera diterbitkan untuk
mengatur distribusi komoditas bersubsidi lewat KDKMP, meliputi LPG 3 kg, pupuk
bersubsidi, Minyakita, hingga beras.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun menanggapi optimistis keputusan tersebut: "Semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Koperasi Desa Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu. Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti untung. Asal tidak dikorupsi harusnya sih aman," ujar Purbaya.
Akses Pembiayaan KUR & Mekaar PNM
Makin Dekat
Tak hanya barang, KDKMP juga
diproyeksikan menjadi outlet jasa perbankan Himbara. Koperasi ini bakal
melayani:
Penyaluran KUR: Memudahkan pelaku
UMKM desa mendapatkan modal usaha.
Program Mekaar PNM: Membantu
pembiayaan ultra mikro bagi kaum perempuan prasejahtera.
Penampung Hasil Panen Petani
Menteri Koordinator Bidang Pangan
Zulkifli Hasan menambahkan, KDKMP juga bertindak sebagai offtaker (pembeli)
hasil panen gabah, beras, dan jagung jika harga komoditas di tingkat petani
merosot di bawah harga ketetapan pemerintah.
Dengan sinergi pendanaan Himbara dan pengawasan
ketat, KDKMP diharapkan menjadi benteng utama kesejahteraan masyarakat desa!
(Redaksi CI-TV.Com).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar