Channelindonesiatv.com, SUBANG — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban
menyampaikan bahwa kapal MSC ARIA III telah menyelesaikan layanan peti kemas
internasional perdana di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban.
Kapal MSC ARIA III tiba di Pelabuhan
Patimban pada Kamis, 9 Juli 2026, dan bertolak menuju Pasir Gudang, Johor,
Malaysia pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.45 LT setelah menyelesaikan kegiatan
muat peti kemas.
Keberangkatan kapal tersebut menjadi
penanda telah terlaksananya layanan peti kemas internasional di Pelabuhan
Patimban melalui Enhanced Seahorse Service yang dioperasikan oleh Mediterranean
Shipping Company (MSC). Layanan tersebut menghubungkan Indonesia dengan
sejumlah negara di kawasan Asia, khususnya Tiongkok, Thailand, dan Singapura.
Kapal MSC ARIA III merupakan kapal
peti kemas berbendera Liberia dengan GT 28.097, LOA 215,29 meter, dan draft
11,55 meter. Pada layanan perdana tersebut, MSC ARIA III merealisasikan
kegiatan muat sebanyak 761 box kontainer atau setara 1.473 TEUs, termasuk 92
box kontainer isi.
Kelancaran layanan perdana tersebut
tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi berbagai pihak, antara lain KSOP
Kelas II Patimban dalam pengaturan dan sterilisasi area operasional, Bea Cukai,
Imigrasi, dan Karantina dalam pelayanan kapal dan barang, serta layanan
kepanduan dalam mendukung proses olah gerak kapal secara aman dan tertib.
Ke depan, layanan peti kemas
internasional di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban dijadwalkan menjadi
weekly call dengan frekuensi 1 kali kunjungan setiap minggu. Selain itu,
layanan peti kemas domestik melalui layanan feeder juga dijadwalkan dengan
frekuensi 1 kali kunjungan setiap minggu, sehingga diharapkan semakin
memperkuat konektivitas logistik Pelabuhan Patimban, baik untuk layanan
internasional maupun domestik.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban,
Mohd Arief Agustian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah
mendukung kelancaran layanan perdana tersebut, mulai dari proses kedatangan,
kegiatan muat, hingga keberangkatan kapal.
Menurutnya, terlaksananya layanan
peti kemas internasional perdana ini merupakan tonggak penting dalam
pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik strategis
nasional.
“Layanan perdana peti kemas
internasional di Pelabuhan Patimban mencerminkan meningkatnya kepercayaan
pelayaran internasional terhadap kesiapan infrastruktur, layanan, dan ekosistem
kepelabuhanan di Patimban,” ujar Arief.
Melalui layanan tersebut, Pelabuhan
Patimban diharapkan semakin memperkuat konektivitas pelayaran internasional
Indonesia, sekaligus memberikan alternatif layanan logistik yang lebih luas
bagi pelaku usaha, industri, eksportir, importir, dan pengguna jasa pelabuhan.
KSOP Kelas II Patimban menegaskan
komitmennya untuk terus mendukung pelayanan kepelabuhanan yang profesional,
keselamatan dan keamanan pelayaran, serta kelancaran operasional pelabuhan
melalui koordinasi dengan operator terminal, perusahaan pelayaran, instansi
pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Ke depan, penguatan layanan peti
kemas internasional dan domestik di Pelabuhan Patimban diharapkan dapat
mendukung peningkatan perdagangan, investasi, daya saing logistik, serta
pertumbuhan ekonomi nasional.
(Erlita/Redaksi CI-TV.Com).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar