Channelindonesiatv.com, JAKARTA - PT
Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 mencatat kinerja operasional yang
positif hingga Triwulan II 2026. Pertumbuhan terjadi pada berbagai indikator
layanan, mulai dari arus peti kemas, arus barang nonpetikemas, arus kapal,
hingga arus penumpang.
Capaian tersebut menunjukkan semakin
kuatnya peran Pelindo Regional 2 dalam mendukung kelancaran rantai logistik
nasional dan aktivitas perdagangan di berbagai wilayah operasionalnya.
Hingga Triwulan II 2026, arus peti
kemas mencapai 4,7 juta TEUs, meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya serta telah mencapai 102 persen dari target RKAP.
Peningkatan tersebut ditopang oleh
bertambahnya volume layanan di sejumlah terminal peti kemas, termasuk Terminal
Petikemas Koja, JICT, NPCT1, IPC TPK Panjang, dan beberapa terminal lainnya.
Kinerja positif juga tercermin pada
arus barang nonpetikemas yang mencapai 30,79 juta ton atau tumbuh sekitar 19
persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian tersebut telah melampaui
target RKAP sebesar 109 persen, didorong oleh meningkatnya aktivitas bongkar
muat berbagai komoditas di sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo Regional 2.
Sementara itu, arus kapal tercatat
mencapai 31.065 unit, dengan realisasi 101 persen dibandingkan periode yang
sama tahun lalu.
Di sisi layanan penumpang, arus
penumpang domestik mencapai 785 ribu orang, meningkat 25 persen secara tahunan
dan melampaui target RKAP sebesar 127 persen.
Executive Director 2 Pelindo Regional
2, Budi Prasetio, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari upaya
berkelanjutan Pelindo dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat
infrastruktur, serta menjaga keandalan operasional di seluruh wilayah kerja.
"Pertumbuhan ini menunjukkan
kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan Pelindo terus meningkat. Kami
berkomitmen menjaga pelayanan yang andal melalui penguatan operasional,
digitalisasi, serta peningkatan kapasitas fasilitas agar mampu menjawab
kebutuhan logistik yang terus berkembang," ujar Budi melalui keterangan
tertukis
Menurutnya, peningkatan trafik tidak
hanya mencerminkan aktivitas kepelabuhanan yang semakin baik, tetapi juga
menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi di wilayah operasional Pelindo
Regional 2.
"Pelabuhan memiliki peran
strategis sebagai simpul logistik. Karena itu, setiap peningkatan produktivitas
pelayanan akan berdampak pada kelancaran distribusi barang, efisiensi biaya
logistik, serta meningkatnya daya saing daerah dan nasional," tambahnya.
Selain mencatat pertumbuhan trafik,
Pelindo Regional 2 juga terus mendorong peningkatan produktivitas pelayanan
kapal dan bongkar muat.
Hal tersebut tercermin dari
peningkatan indikator Box Ship Hour (BS/H) di sejumlah terminal peti kemas,
yang menunjukkan proses bongkar muat semakin efisien sehingga mampu mempercepat
waktu pelayanan kapal di pelabuhan.
Ke depan, Pelindo Regional 2 akan
terus memperkuat transformasi layanan melalui modernisasi infrastruktur,
digitalisasi proses bisnis, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku
kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan mampu
menjaga tren pertumbuhan kinerja sekaligus mendukung terwujudnya sistem
logistik nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.
(Erlita/Redaksi CI-TV.Com).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar